[Latest News][6]

Agenda
Bahtsul Masail
Foto
Opini
Syariah
Ubudiyah
Video
Warta

Pesantren Harus Aktif Membedah Pemikiran Kyai Nusantara




ANSOR, BALEKAMBANG – Peran pesantren di era terkini harus mulai aktif membedah pemikiran dan karya kitab milik kyai Nusantara sendiri. Pasalnya, pemikiran dan karya-karya ulama kita sendiri begitu hebat dan tidak kalah dengan ulama negara lain.

Demikian salah pesan yang diungkapkan wakil ketua Komisi VIII DPR RI, H. Noor Achmad, dalam Halaqah Kebangsaan yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, di PP Raudlotul Mubtadi’in , Balekambang, Nalumsari Jepara, pada Sabtu (11/11/2017).

Di hadapan pimpinan pondok pesantren wilayah Jepara, Kudus, dan Demak ini, wakil rakyat dari partai Golkar itu menyatakan, pesantren harus terus aktif menggali khazanah pemikiran kyai kita. “Jangan hanya terbatas pada kajian kitab kuning ulama salaf dari Timur Tengah,” kata mantan rektor Universitas Wahid Hasyim Semarang  tersebut.

Baca: Momentum MQK, Halaqah Kebangsaan Digelar di Balekambang

Banyak ulama-ulama kita yang keilmuwannya luar biasa. Noor Achmad menyebut salah satunya adalah KH. Sahal Mahfudz Pati dan KH M. Sya’roni Achmadi Kudus. “Karya-karya kyai tersebut luar biasa dalam khazanah keisalaman,” ungkap pria asal Kudus ini.

Ia menjelaskan kitab karya mbah Sahal, Thariqat al-Hushul ‘ala Ghayatil Wushul yang merupakan penjelas atas kitab Ghayatul Wushul, merupakan karya luar biasa yang diakui ulama-ulama luar negeri. Begitu pula karya dan pemikiran KH M. Sya’roni  juga luar biasa. “Yai Sya’roni karyanya cukup banyak. Diantaranya yang terkenal adalah faraidussaniyyah, dan pemikiran ngaji tafsirnya. Ini perlu kita bedah dan kita kaji,” jelasnya.

Hal itu ia ungkapkan dalam rangka untuk penguatan pesantren dalam aspek kajian keilmuan. Penguatan pesantren dari sisi penguatan SDM juga disorot untuk selalu ditingkatkan. Diantaranya adalah mengenai soal pendidikan dan pengkaderan kyai  terhadap perkembangan teknologi dan informasi yang terus mengalamai percepatan dan kemajuan.

Baca: Jateng Juara Umum MQK Nasional 2017

Dalam Halaqah Kebangsaan tersebut, hadir pula sebagai narasumber, dari Direktur Pontren dan Madin pada Kementerian Agama RI, Ahmad Jayadi dan kepala kantor wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah, H. Farhani.  Acara tersebut digelar dalam rangka memeriahkan kegiatan Nasional, Musabaqah Qiratul Kutub (MQK) tingkat Nasional yang akan digelar akhir November di pesantren ini. (Kharis)

Tentang GP Ansor Ranting Nalumsari

Gerakan Pemuda Ansor Ranting Nalumsari Jepara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mulai mengetik dan tekan Enter untuk Cari